asal usul alpukat miki

Meskipunpohonnya termasuk berjenis pohon kerdil, namun tanaman ini memiliki keunggulan yang tinggi dibanding jenis alpukat yang lainnya. Diantaranya adalah: a. Buah Alpukat Miki Berukuran Besar. Buah dari tanaman ini memiliki ukuran yang cukup besar. Rata-rata berat per buahnya mencapai 400 hingga 600 gram. BeliBibit Alpukat Miki - Alpukat Jumbo Paling Genjah di Bibit Super Okulasi. Promo khusus pengguna baru di aplikasi Tokopedia! Download Tokopedia App. Tentang Tokopedia Mitra Tokopedia Mulai Berjualan Promo Tokopedia Care. Kategori. Masuk Daftar. hp samsung poco x3 pro redmi note 10 Yunuspun bercerita asal muasal dinamakan buah Alpukat Miki. Dimana kata Miki diambil dari inisial nama kedua orang tua nya. "Ibu saya bernama Miah dan bapak saya bernama Kinan," ungkapnya. Dikatakannya, buah Alpukat miki sepanjang tahun makin terkenal, bahkan saat ini sudah me-nasional. "Saat ini pohon Alpukat Miki yang kami budidayakan AlpukatMIKI H Yunus Target Pasar Dunia. Admin Doeta - Berita, Bisnis. 31/08/2019. Bagikan. Media Doeta Indonesia -Depok Bertempat di perkebunan Alpukat MIKI milik Haji Yunus di jalan H.Mustofa V Beji Depok telah di adakan Bimbingan Teknis (BimTek) Budi daya Alpukat MIKI, Minggu (18/8). Bimbingan Teknik ini adalah salah satu kegiatan sosial TINJAUANPUSTAKA 2.1 Tanaman Alpukat (Persea americana Mill.) 2.1.1 Deskripsi Tanaman Alpukat Tanaman alpukat berasal dari dataran rendah dan tinggi Amerika Tengah. Tanaman ini diperkirakan masuk ke Indonesia pada abad ke 18. Saat mendekati sebuah partikel untuk difagositosis sel-sel neutrofil mula-mula akan melekat pada reseptor yang Guns N Roses November Rain Single. HomeRumah TanggaTamanBenih Bibit TanamanAtur jumlah dan catatanBibit Alpukat Miki Asli - Alpukat Paling Genjah Anti UlatKondisi BaruMin. Pemesanan 1 BuahEtalase Bibit alpukatAlpukat Miki merupakan varietas Alpukat Jumbo, dengan ukuran antar 400-650 gr tiap buahnya. istimewanya lagi kemampuan berbuahnya yang sangat genjah, tidak mengenal musim dalam berbuah dalam 1 tahun, sehingga produktivitas yang dihasilkan termasuk sangat tinggi. juga merupakan tanaman alpukat yang tidak disukai oleh Alpukat ilmiah Persea daerah bibit Cangkok / OkulasiTinggi Bibit 25cm – 75cmRekomendasi dataran dan Daerah dataran rendah dan dataran tinggi maksimal 1500 sinar matahari Penyinaran sepanjang berbuah Mulai berbuah saat sudah berumur 3 – 4 pertumbuhan Pertumbuhan tanam Planter bag/pot dengan diameter lebih dari 60 cm atau ditanam pada tanah gembur yang mengandung banyak Satu kali Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.alpukatmiki apukatmiki alpukatmentegamiki miki mentegamiki bibitalpukat alpukatjumbomiki alpukatmentegajumbo berbuahsepanjangmusim alpukat bibitalpukat alpukatmentegasuperbibitmiki buahalpukat alpukatsuper alpukatgenjah apukatmiki bibitalpukatmikiAda masalah dengan produk ini?ULASAN PEMBELI Buah alpukat banyak digemari masyarakat. Memiliki tekstur daging buah yang lembut serta rasanya enak, buah ini sering digunakan sebagai campuran salad, es campur, dan varian lainnya. Di Indonesia, buah alpukat biasa dikonsumsi langsung atau diolah menjadi beraneka macam minuman dan makanan. Buah alpukat dipercaya mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan. Dalam buah ini terdapat kandungan vitamin A, vitamin E, vitamin C, protein, lemak, dan mineral. Alpukat juga diklaim sebagai salah satu buah penurun kolesterol pada tubuh. Banyak yang menyebut buah ini obat penurun kolesterol alami. Untuk lebih jelas tentang seluk-beluk buah alpukat, pada artikel ini sudah merangkum fakta-fakta. Termasuk manfaat buah alpukat menurunkan kolesterol dalam tubuh. Berikut ulasan lengkapnya. Sejarah dan Asal Usul Buah Alpukat Merujuk pada buku Alpukat karya Roely Ardiyansah 2019, buah alpukat atau Persea americana Mill merupakan buah yang berasal dari daerah bagian tropis di benua Amerika. Sejak zaman dahulu, buah alpukat sudah dikonsumsi masyarakat di sana. Khususnya oleh orang-orang suku Inca, Maya, dan Indian Aztec. Pada abad ke-19, buah alpukat mulai menyebar ke berbagai belahan dunia. Di daerah asalnya, buah ini bisa tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi dengan wilayah beriklim tropis atau subtropis. Diperkirakan buah alpukat masuk ke Indonesia sekitar abad ke-18, antara tahun 1920-1930. Seiring berjalannya waktu buah alpukat sudah banyak dibudidayakan di beberapa daerah. Tercatat, Indonesia telah mengintroduksi 20 varietas buah alpukat. Di Jawa Barat, buah alpukat dikenal dengan nama alpuket. Sedangkan di Jawa Timur dan Jawa Tengah, masyarakat menyebutnya alpokat. Di daerah lain pun buah alpukat punya beragam nama. Contohnya orang-orang batak menamai buah ini dengan sebutan buah pokat atau jamboo pokat. Rasa buah alpukat umumnya manis dan terkadang sedikit masam. Saat dimakan, tekstur dagingnya akan terasa lembut dengan sensasi mirip kacang-kacangan. Tidak hanya dimakan, buah alpukat kerap dimanfaatkan dengan cara diekstrak minyaknya. Minyak ini digunakan untuk keperluan industri kosmetik. Selain itu, minyak alpukat dianggap mampu menyembuhkan rematik dan luka bernanah. Buah alpukat sangat mudah dijumpai. Baik di pasar tradisional maupun pasar modern. Buah tersebut juga punya nilai ekonomis tinggi. Oleh karena itu, tidak heran banyak petani di sejumlah daerah membudidayakan buah alpukat. Karakteristik Buah Alpukat Tumbuhan yang berasal dari benua Amerika ini memiliki sejumlah karakteristik. Umumnya, buah ini memiliki rasa manis dan segar saat dikonsumsi. Selain itu buah ini bewarna hijau dengan bentuk oval atau lonjong. Untuk mengetahui lebih jelasnya berikut karakteristik dari buah alpukat, seperti dikutip dari buku Seri Mengenal Tanaman Obat Alpukat yang ditulis Hieronymus Budi Santoso 2020, dan sumber lainnya. Klasifikasi Tanaman Buah Alpukat Buah berwarna hijau ini dilihat pertama kali oleh orang-orang Eropa saat melakukan penjelajahan ke benua Amerika. Penduduk atau suku asli yang mendiami benua tersebut sudah lama mengkonsumsi buah alpukat. Berikut klasifikasi dan penjelasan lengkap tumbuhan alpukat Divisi Spermathopytha. Sub divisi Magnoliophyta. Kelas Magnoliopsida. Bangsa Laurales. Suku Lauraceae. Marga Persea/Persea gratissima/ Persea americana. Jenis Gaertn. Batang Pohon alpukat memiliki tinggi kurang lebih 10 meter, dengan batang berkayu, ruasnya berbentuk bulat, serta bercabang. Warnanya coklat kotor. Daun Tumbuhan buah alpukat memiliki bentuk daun bulat telur dan bertangkai. Ujung pangkalnya lancip, dengan panjang daun sekitar 10-20 cm, serta lebar daun 3-20 cm. Daun buah alpukat berwarna hijau. Bunga Bunga dari pohon alpukat berbentuk malai dan majemuk. Biasa tumbuh di ujung ranting, bunga buah alpukat memiliki 12 benang sari serta ruang kepala sari berjumlah 4. Untuk mahkotanya berambut dengan ukuran 1-1,5 cm. Umumnya warnanya yaitu putih atau agak kekuningan. Buah Tekstur daging buah alpukat adalah lembut. Jika masak warnanya berubah dari hijau menjadi hijau gelap dan kuning keunguan. Ukurannya bulat telur. Panjangnya sekitar 5-20 cm. Biji Bentuk biji alpukat adalah bulat dan berdiameter sekitar 2,5 cm. Warnanya keping bijinya adalah putih kemerahan. Akar Pohon alpukat termasuk golongan tumbuhan berakar tunggang, bulat, dan bewarna coklat. Jenis-Jenis Alpukat Jenis alpukat bisa dikelompokkan berdasarkan ras pohon dan varietas buahnya. Dari sejumlah penelitian yang ada, kualitas buah alpukat sangat dipengaruhi dari jenisnya. Berikut daftar jenis-jenis buah alpukat. Ras Pohon Alpukat Hingga saat ini, pohon alpukat setidaknya memiliki tiga ras utama. Terdiri dari ras Meksiko, ras Hindia Barat, dan ras Guatemala. 1. Ras Meksiko Untuk ras pertama yaitu Ras Meksiko. Pohon alpukat dalam kelompok ini ditemukan tumbuh di dataran tinggi antara meter di atas permukaan laut mdpl, di wilayah Meksiko dan Ekuador. Ras ini sudah dikembangkan di Florida serta California, Amerika Serikat. Buah alpukat dari ras Meksiko memiliki bentuk oval dengan berat 100 gram sampai 200 gram. Buah alpukat ini kurang disukai di pasaran, karena rasa dari daging buahnya mirip seperti minyak ikan. Selain itu kandungan lemaknya tergolong tinggi. Bisa sampai 15%. 2. Ras Hindia Barat Pohon alpukat dari ras Hindia Barat berasal dari wilayah dataran rendah Amerika Tengah dan Amerika Selatan, yang beriklim tropis. Buah alpukat dari jenis ini punya ukuran cukup besar dan berat sekitar 400 gram hingga gram. Daging buahnya memiliki tekstur lembut, dengan kandungan lemaknya cukup rendah. Berada di angka 4% sampai 7%. Dalam waktu 9 bulan buahnya akan masak. 3. Ras Guatemala Pohon alpukat yang satu ini habitat aslinya berada di dataran tinggi Meksiko dan Amerika Tengah. Pohon tersebut dapat tumbuh di ketinggian sekitar mdpl. Sesudah berbunga, buahnya memerlukan waktu selama 9 bulan hingga 12 bulan untuk masak. Ukuran buah alpukat dari ras Guatemala lumayan besar. Beratnya bisa mencapai gram. Selain itu, kandungan lemak pada daging buahnya sekitar 10-13%. Varietas Alpukat Jenis buah alpukat juga bisa diklasifikasikan berdasarkan varietasnya. Di Indonesia buah alpukat terbagi atas varietas unggul dan lainnya. Dalam artikel ini, varietas tergolong unggul saja yang bakal dibahas. Berikut daftar lengkapnya 1. Alpukat Ijo Bundar Buah alpukat ijo bundar memiliki berat sekitar 0,3-0,4 kg. Daging buah alpukat varietas ini cukup tebal yakni 1,5 cm, serta berbentuk lonjong. Ujungnya datar, sedangkan pangkalnya tumpul. Bijinya berdiameter 4 cm. Alpukat ijo bundar termasuk dalam varietas unggul karena pohonnya dapat berbuah sepanjang tahun. Rasanya cukup lezat dengan daging buah berwarna kuning kehijauan. 2. Alpukat Ijo Panjang Untuk bisa berbuah sepanjang tahun, pohon buah alpukat ijo panjang harus ditanam pada tanah yang subur. Buahnya memiliki sejumlah ciri seperti berbentuk mirip buah pear, panjangnya rata-rata 14 cm, diameter buah rata-rata 8 cm, berat sekitar 0,3-0,5 kg, dan ketebalan daging buahnya sekitar 12 cm. Cita rasa dari buah alpukat ijo panjang adalah perpaduan manis dan gurih. Tidak heran banyak orang yang memburu buah alpukat varietas ini. Pohon alpukat ijo panjang bisa menghasilkan buah dalam jumlah banyak. Rata- rata per tahunnya, satu pohon alpukat jenis ini bisa memproduksi alpukat hingga 16,1 kg. Kandungan Gizi Alpukat Buah alpukat dianggap punya khasiat yang baik untuk kesehatan, karena kandungan gizinya sangat variatif. Mengutip salah satu artikel di dalam daging buah alpukat terdapat 18 asam amino esensial yang berfungsi membentuk protein lengkap dalam tubuh. Bahkan protein ini kaya akan serat sehingga bisa lebih mudah diserap, ketimbang protein pada daging. Kandungan lemak bermanfaatnya juga dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik. Bila dikonsumsi selama program diet tubuh, buah alpukat dipercaya akan bekerja mengurangi kolesterol lipoprotein low-density yang berbahaya. Walau tergolong kecil, buah alpukat dapat memenuhi 10% kebutuhan harian vitamin dan mineral pada setiap porsinya. Buah alpukat pun bisa dipilih sebagai sumber terbaik untuk mendapatkan karotenoid dan phytonutrient yang dibutuhkan tubuh. Mengkonsumsi buah alpukat secara teratur akan membantu tubuh mengendalikan diabetes. Sebab, salah satu kadungan yang sangat bermanfaat adalah Lemak monosaturated. Lemak ini kaya akan asam oleat. Merujuk pada data yang dikeluarkan Department of Agriculture USDA, berikut daftar kandungan gizi buah alpukat yang baik untuk tubuh Dalam per 100 g buah alpukat mengandung gizi Kalori kcal 160. Jumlah lemak 15 g. Lemak jenuh g. Jumlah karbohidrat 9 g. Serat pangan 7 g. Gula g. Kolesterol 0 mg. Kalium 485 mg. Natrium 7 mg. Protein 2 g. Vitamin C 10 mg. Zat besi mg. Vitamin B6 mg. Magnesium 29 mg. Kalsium 12 mg. Vitamin D 0 IU. Vitamin B12 0 µg. Alpukat Bisa Menurunkan Kolesterol Alpukat dipercaya sebagai salah satu buah penurun kolesterol. Masih mengutip dari kandungan lemak tak jenuh ganda dan tunggal dalam buah alpukat, sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung. Buah alpukat cocok untuk menurunkan angka kolesterol dalam tubuh. Khususnya bagi orang yang menderita kolesterol tinggi. Mereka biasanya dianjurkan menghindari konsumsi makanan berlemak tinggi seperti daging. Namun, hal tersebut nyatanya tidak berlaku untuk buah alpukat. Sebenarnya, kolesterol merupakan lemak yang sangat dibutuhkan tubuh. Namun bila jumlahnya berlebih, kolesterol bisa menyebabkan serangan jantung atau bahkan stroke. Tingginya kadar lemak dalam buah alpukat justru bisa menurunkan angka kolesterol jahat pada tubuh. Sebuh studi yang diterbitkan American Heart Association beberapa waktu lalu menunjukan, jumlah kadar low-density lipoprotein LDL bisa dikurangi dengan mengkonsumsi satu buah alpukat per harinya. Begitulah ulasan tentang buah alpukat yang juga sering dianggap mampu menurunkan kolesterol. Buah ini mudah dijumpai. Sehingga cocok untuk di konsumsi sebagai asupan gizi untuk menjaga kesehatan, serta obat alami penurun kolesterol. - Persea americana Mill atau yang lebih dikenal dengan nama alpukat merupakan buah asal Amerika Tengah, tepatnya Meksiko Selatan dan Honduras. Menurut data yang diberikan oleh Dr Ir Darda Efendi, Dosen Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB sekaligus Peneliti Senior di Pusat Kajian Hortikultura Tropika IPB kepada pada Rabu 25/8/2021, alpukat mulanya banyak dibudidayakan di daerah Rio Grande hingga Peru bagian alpukat tersebut dilakukan di kawasan Amerika jauh sebelum orang Eropa datang ke sana. Baca juga 4 Cara Pilih Alpukat Matang dan Bagus, Ketahui Sebelum Beli Kemudian, alpukat akhirnya masuk ke Eropa, khususnya Spanyol pada 1600 dan masuk Afrika, khususnya Ghana pada 1750. Sama dengan Ghana, alpukat juga mulai masuk ke Indonesia sejak 1750, lalu diikuti oleh Brasil pada 1809, Florida pada 1833, dan California pada 1848. Ada tiga ras alpukat pertama di dunia, yaitu ras west indian, ras mexican, dan ras guatemalan. Baca juga 3 Jenis Alpukat Pertama di Dunia, Punya Ukuran dan Warna yang Beda Berdasarkan ras geografis alpukat tersebut, ketiganya masing-masing menghasilkan jenis alpukat baru. Alpukat ras mexican menghasilkan alpukat ettinger, barr duke, dan topa-topa, sementara ras guatemalan terdiri atas pinkerton, edranol, reed, dan ras west indian berupa simmons dan waldin. Selain itu, ada juga alpukat hasil perkawinan silang antar jenis alpukat yang berbeda. Baca juga Simpan Alpukat Mentah di Beras Bikin Cepat Matang, Benarkah?Campuran alpukat ras mexican dan ras guatemalan menghasilkan alpukat fuerte, hass, ryan, dan Zzutano. Sementara alpukat ras guatemalan yang dikawinkan dengan ras west indian menghasilkan alpukat booth 7 dan lul. Alpukat termasuk super fruit Alpukat termasuk dalam kategori superfoods, khususnya super fruit karena mengandung nutrisi yang padat dan bagus untuk kesehatan. Semua bagian alpukat meliputi daging, daun, biji, kulit, minyak, hingga ampas alpukat disebut mengandung zat yang baik bagi tubuh, seperti antioksidan, antidiabetes, dan hipotensi. Baca juga 4 Ciri Alpukat Mentah, Salah Satunya Pori Kulit Kecil Alpukat juga diketahui mengandung vitamin C dan E yang berpotensi memperlambat laju oksidasi dan LDL low-density lipoprotein atau kolesterol jahat. Ada juga kandungan mineral dalam alpukat berupa kalium yang dapat mengontrol tekanan darah dan magnesium yang dapat membantu mendukung normal tonus pembuluh darah dan sensitivitas insulin. Selain itu, alpukat juga mengandung 80 persen serat makanan dan jumlah kandungan gula yang sangat sedikit, yaitu 0,2 persen. Baca juga 10 Ide Makanan Gurih dari Alpukat, Gizinya Tinggi Beda Alpukat Mentega dan Alpukat Biasa Menurut Pakar Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Alpukat miki – Mendengar kata miki sepertinya identik dengan sesuatu yang imut dan unyu-unyu. Ya, alpukat miki merupakan jenis alpukat unggulan Indonesia yang berasal dari daerah Jawa Barat. Alpukat jenis ini banyak disukai karena alasan utamanya yaitu rasanya yang enak dengan daging pulen dan warna kuning pekat. Sebelum kita bahas lebih jauh, berikut ini beberapa hal yang harus anda ketahui terkait alpukat Miki. Berapa tahun pohon alpukat miki berbuah? Tanaman alpukat miki rata-rata berbuah diusia 3 tahun sampai 4 tahun. Namun hal itu tergantung elevasi tanah dan perawatan pohon. Berapa harga buah alpukat miki? Sampai saat ini alpukat miki masih mampu dijual dengan harga Rp dari tingkat petani, itupun kebanyakan masih harus indent. Namun kedepan tentu harga buah alpukat miki akan turun, namun tetap diatas harga buah alpukat lokal. Apakah alpukat miki berbuah sepanjang tahun? sepanjang yang kami ketahui alpukat ini bisa berbuah 2 kali dalan 1 tahun. Dengan catatan nutrisi pohon harus tercukupi. Apakah alpukat miki jenis mentega? Alpukat mentega memiliki cari warna daging buah yang kuning dan tekstur daging buah tidak berair. Dan alpukat miki adalah salah satu alpukat mentega. Masih banyak lagi yang lain. Bahkan, alpukat miki dikenal sebagai tanaman yang genjah atau mudah berbuah. Selain mempunyai keunggulan cepat berbuah , alpukat miki tahan terhadap serangan hama ulat. Buah Alpukat Miki buah alpukat miki Alpukat miki memiliki tekstur daging buah yang lembut, lengket dan tanpa serat serta memiliki rasa yang manis, gurih, pulen dan bebas getir. Daging buah alpukat miki berwarna putih kekuningan, tebal dan bertesktur lembut dengan biji yang terletak dikelilingi oleh daging buah, buah yang sudah bisa dipetik berwarna hijau tua mengkilap. Selain memiliki sifat genjah atau rajin berbuah, alpukat ini juga dapat memproduksi buah dengan ukuran yang besar dan berat bisa mencapai 400-600 gr perbuah. Tampilan daging pada buah alpukat miki lumayan tebal dan berwarna kuning jingga. Buah alpukat miki ini tidak disukai ulat pengganggu tanaman karena memiliki kulit buah yang keras dan susah ditembus oleh hama pengganggu. Beberapa manfaat Alpukat Miki adalah menyehatkan janin dengan kandungan folatnya, dapat menyehatkan dan melancarkan pencernaan, mencegah penyakit stroke, dan menurunkan kolesterol. Pohon Alpukat Miki pohon alpukat miki Tanaman alpukat miki ini cocok dijadikan tanaman perkebunan atau tanaman pekarangan rumah. Alpukat miki merupakan varietas alpukat unggul dataran rendah dan bisa tumbuh optimal di daerah dengan ketinggian 10 mdpl hingga mdpl, bersuhu 20-30 derajat celcius, curah hukan 5-6 bulan basah. Tanaman alpukat miki menyukai tanah berpasir, liat dan agak bersifat seperti tanah lempung dengan unsur hara dan kandungan organiknya yang tinggi serta gembur. Cocok ditanam di tanah dengan pH 6-7 dan memiliki drainase baik sehingga tanaman tidak busuk karena terlalu banyak air dalam tanah. Tanaman alpukat miki bisa tumbuh setinggi 15 meter, memiliki daun sepanjang 12 sampai 25 cm berwarna hijau. Bunga tanaman alpukat miki tersembunyi dengan warna hijau kekuningan berukuran 5-10 mm. Baca Juga Ciri-ciri Bibit Alpukat Yang Asli Dari beberapa keunggulan yang dimilikinya, Alpukat Miki adalah alpukat unggul yang sangat direkomendasikan untuk dibudidayakan dalam skala komersial di daerah dataran rendah. Kualitas buah yang prima dan panen yang melimpah mulai usia muda, merupakan peluang yang sangat besar dan sayang jika dilewatkan. Tanaman alpukat miki bisa ditanam di lahan kebun maupun dijadikan tanaman pot. Untuk penanaman di lahan kebun, lubang tanam disiapkan dengan ukuran 75X75X75cm jangan lupa untuk memisahkan tanah bagian atas dan bawah dan biarkan lubang selama 2 minggu. Tanah bagian atas dicampurkan dengan 20 kg pupuk kandang sebelum dimasukan kembali kedalam lubang tanam. Setelah dua minggu, campuran tanah bisa dimasukan kedalam lubang tanam dan bibit alpukat miki bisa ditanam. Tutup kembali lubng tanam dan padatkan secukupnya agar tanaman bisa berdiri kokoh. Berikan air secukupnya setiap pagi dan sore hari pada bibit tanaman yang baru ditanam untuk mendukung masa tumbuh tanaman. Baca Juga Jarak Tanam Ideal Alpukat Miki Agar Cepat Berbuah Pemupukan Alpukat Miki tabulampot alpukat miki Pemupukan dilakukan dgn baik dan teratur tergantung pada umur tanaman, cara pemupukan tanaman alpukat miki Untuk tanaman umur 1 tahun sampai 4 tahun diberi urea 0,27kg – 1,1 kg, TSP 0,5kg – 1 kg dan KCI 0,2kg – 0,83 kg per pohonnya. Untuk tanaman diusia 5 tahun diberi urea 2,22kg – 3,55 kg, TSP 3,2 kg, dan KCI 4 kg setiap satu pohonnya. Pemupukan sebaiknya dilakukan satu kali dlm 1 tahun. Caranya dengan membuat lubang lubang sedalam 30cm – 40 cm melingkari tanaman sebagai tempat pupuk. Jika anda ingin menanam tanaman alpukat miki di dalam polybag, pot atau planter bag sebaiknya menggunakan polybag, pot atau planter bag berdiameter lebih dari 60 cm dengan media tanam tanah kompos atau campuran tanah dengan pupuk kandang. Siram tanaman saru kali sehari dan diberi pupuk NPK daun setiap satu bulan sekali. [table id=48 /] Tags alpukat lezat, alpukat mentega miki, alpukat miki, alpukat miki gnejah, alpukat miki mentega, bibit alpukat miki, buah alpukat miki, budidaya alpukat miki, harga alpukat miki, harga bibit alpukat miki, pusat bibit alpukat miki H Yunus saat merawat bibit pohon Alpukat Miki di kebun miliknya Laporan Rahmat Tarmuji Siapa yang tak kenal dengan buah Alpukat, buah yang memiliki rasa gurih dan kaya akan vitamin kini semakin banyak digandrungi oleh masyarakat. Tak jarang dari mereka banyak yang ingin membudidayakan tanaman yang mengandung lemak namun baik untuk kesehatan itu. Di Depok, buah Alpukat sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun buah yang juga megandung kalium itu kini kian diminati setelah dilakukan inovasi cara pembibitan dan menghasilkan buah yang berkualitas sangat baik. Hal itulah yang dilakukan H Yunus 61, warga Jalan H Mustofa V RT 06/04 Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, sudah 15 tahun ini mengembangkan budidaya tanaman buah Alpukat Miki. “Kami mulai sejak 2004 lalu, mulanya kami ingin Alpukat lokal yang memiliki keunggulan, ini kami jadikan semangat untuk melakukan penelitian dibantu akademisi dari IPB, sehingga didapati daun Alpukat yang tahan terhadap Ulat Kipat,” ujar Yunus kepada Jurnal Depok, kemarin. Buah Alpukat Miki yang memiliki keunggulan menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta buah Alpukat. Dimana Alpukat Miki memiliki keunggulan seperti tahan terhadap serangan hama, dapat tumbuh di dataran rendah, sedang maupun dataran tinggi dan dapat berbuah di usia tanam kurang lebih tiga tahun. “Selain itu daging buahnya berwarna super kuning, tidak berserat dan lebih manis dari Alpukat biasa,” paparnya. Tak hanya itu, sambungnya, dalam memanam pohon Alpukat Miki tidak diperlukan lahan yang luas, cukup di pekarangan rumah, pinggir jalan maupun halaman kantor dengan menggunakan media pot. Yunus pun bercerita asal muasal dinamakan buah Alpukat Miki. Dimana kata Miki diambil dari inisial nama kedua orang tua nya. “Ibu saya bernama Miah dan bapak saya bernama Kinan,” ungkapnya. Dikatakannya, buah Alpukat miki sepanjang tahun makin terkenal, bahkan saat ini sudah me-nasional. “Saat ini pohon Alpukat Miki yang kami budidayakan sudah ditanam di wilayah Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Bali dan Indonesia bagian timur. Dengan tebaran makin luas diharapkan Alpukat Miki ini jadi buah yang unggul,” terangnya. Selain itu, buah Alpukat Miki saat ini banyak diminati oleh beberapa negara seperti Jepang yang minta lima kontainer setiap minggunya. “Ini tentu menjadi tantangan untuk kami, agar kami dapat memenuhi buah nasional dan ekspor,” jelasnya. Saat ini, usaha budidaya pohon dan buah Alpukat Miki yang digeluti oleh keluarga Yunus telah berhasil menarik wisatawan domestik untuk berkunjung ke lahan pertaniannya yang luasnya mencapai meter per segi. “Dalam satu bulan kami memproduksi bibit pohon Alpukat Miki. Pohon Alpukat Miki dengan ukuran 50-65cm kami jual Rp 50 ribu per pohon. Omzet rata-rata per bulan mencapai Rp 100 juta,” katanya. Yunus yang merupakan pensiunan ASN Pemerintah Kota Depok mengungkapkan, dalam menanam pohon Alpukat Miki tidak sembarangan, melainkan pohon harus dirawat dengan cara memberi pupuk. “Kami juga adakan bimtek untuk para petani Alpukat Miki, pohon tidak ditanam sembarangan tapi ada delapan materi untuk perawatannya. Dari mulai pematangan lahan sampai panen. Usia tanam sampai panen rata-rata tiga tahun. Satu pohon Alpukat Miki pada usia tujuh tahun buahnya bisa mencapai 2-3 kwuintal dengan berat buah rata-rata 500 gram dan yang paling besar mendekati 1kg,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

asal usul alpukat miki