asal usul mustika kembang kantil
1 2 Kitab Warisan Kumpulan Ilmu-Ilmu, Ajian, Mantera & Amalan Lengkap The Islamic Shamanic Grimoire. 3 Contents Tata Cara Sebelum Mengamal Ilmu & Lain-Lain 8 Ilmu Pengasihan, Pelet Dan Penyayang Pelet Pengasihan Ya Wadudu Doa Pengasihan Pengasihan Menggunakan Ketan Hitam Mengaktifkan Pengasihan Buluh Perindu Atau Mani Gajah AJI JARAN GOYANG Mantra Pengasihan Ajian Perangsang Wanita Doa
KantilMerah Bertuah Dan Ampuh Kantil Merah Bertuah Dan Ampuh sudah pasti anda mengenalnya, kembang bunga kantil merah merupakan barang la Mustika Khodam Gunung Puyuh Sumedang Khodam Raja Gaib Penguat Zakar Ampuh
Ada2 jenis benda gaib berdasarkan asal-usul kegaibannya sbb : 1. Benda gaib yang kegaibannya berasal dari energi alami benda gaibnya. kantil dan melati) dan kembang tujuh rupa / setaman saja yang cocok untuk sesaji mereka. Berarti tidak semua kembang cocok untuk menjadi sesaji. mustika, jimat-jimat dan khodam pendamping sebaiknya
MengenaiSejarah dan Asal-Usul Batu Mustika Mani Gajah, Silahkan KLIK DI SINI. Mengapa Batu Mustika Mani Gajah ini Penting untuk Anda Gunakan. Sebenarnya ada banyak sekali batu mustika dan benda pusaka bertuah yang memiliki manfaat yang dianggap sama seperti Batu Mustika Mani Gajah dari Saya.
an, -anda, -asi, -da, -el-, -em-, -er-, -i, -wati, -wi, -wiah, A, A-, Ab, Ab-, Aba, Aba-aba, Abad, Abadi, Abadiah, Abadiat, Abah, Abah-abah, Abai, Abaimana, Abaka
Guns N Roses November Rain Single. Uncategories Merinding! Siapa Sangka, Asal Usul Cincin Mustika Khodam Sulaiman Ternyata seperti Ini Merinding! Siapa Sangka, Asal Usul Cincin Mustika Khodam Sulaiman Ternyata seperti Ini via IFTTT Artikel Terkait
Kembang kantil atau bunga cempaka putih mempunyai nilai lebih dari bunga yang lain. Bukan karena harganya atau pula kelangkaannya, tapi nilai filosofisnya. Kembang ini punya tradisi erat dalam adat Jawa. Bunga ini hadir dalam berbagai perayaan. Mulai dari ritual pernikahan hingga kematian. Saya sendiri sering sekali mendapati kembang kantil ini dalam berbagai macam kejadian yang sudah tentu dengan mitos yang pertama, kembang kantil sebagai alat untuk menunjukkan keperawanan. Konon, pada saat acara pernikahan jika pengantin perempuan masih perawan, kembang kantil yang ada pada hiasan rambut akan tetap menguncup dan menebarkan aroma wangi. Begitu sebaliknya, jika pengantin tidak perawan, kembang kantil ini akan terbuka dan tidak berbau sepertinya hal itu juga berlaku bagi perempuan yang belum menikah. Saya sendiri pernah mengalami tes keperawanan dengan piranti kembang kantil. Saat itu, saya sedang mendaki di Gunung Arjuno via Purwosari, Pasuruan. Jalur yang saya lalui ini memang terkenal dengan banyaknya petilasan dan pertapa. Di setiap pos yang dilalui terdapat banyak pondokan. Katanya, pondokan tersebut dibangun oleh “alumni” Arjuno setelah sukses dari tiba di pos dua atau yang disebut Tampuono, saya dan rombongan bertemu Emak. Ia adalah salah satu pertapa yang memiliki pondokan kecil di sini. Kami singgah di pondokan miliknya untuk memasak dan memakan bekal yang dibawa. Sebagai tambahan untuk sayur, emak menyuruh saya untuk memetik bayam yang tumbuh di samping pondok. Tidak berpikir panjang, saya langsung mengambil dan mencucinya lantas memberikan pada emak. Tiba-tiba dari dalam wadah bayam yang sudah bersih, muncul kembang kantil.“Oalah, arek e sek perawan, nggak tahu dijemok cah lanang blas,” ujar Saya kaget setengah modar. Lahwong waktu saya cuci isinya cuma bayam, kok bisa waktu dipegang emak muncul si kembang kantil. Melihat saya kebingungan, blio lalu menjelaskan. Kembang kantil yang masih menguncup dan wangi adalah tanda saya masih perawan dan tidak pernah berhubungan seks dengan laki-laki. Tapi jika bunga yang muncul sudah mekar dan tidak bau wangi, perempuan itu berarti sudah pernah berhubungan ini juga bisa dilihat dari roncean bunga pada saat pernikahan adat Jawa. Sedangkan, perihal bagaimana kembang ini bisa muncul, Emak cuma bilang ini tanda buat saya supaya menjaga jangan sampai melakukan seks sebelum menikah. Saya cuma diam. Antara percaya tidak percaya. Lah, klenik tur sakti banget, yang kedua, Ilmu pelet kembang kantil. Ilmu pelet adalah solusi supranatural yang dipercaya bisa membuat orang yang disukai tidak bisa lepas dan terus teringat pada si empunya ilmu. Dalam bahasa Jawa, kantil bisa berarti lengket atau menempel. Hal ini diartikan, orang yang terkena pelet kembang kantil akan melekat pada si pengirim. Ada pula yang berpendapat, kantil artinya “Kenek langsung kintil” atau kena pelet langsung ikut kemanapun perginya si melakukan pelet, seseorang harus melakukan lelaku atau ritual pelet kembang kantil. Saya dengar dari Mbah buyut, lelaku biasanya dimulai dengan mencari dua kembang kantil yang masih kuncup. Kemudian membungkusnya pakai kain mori, dan dipendam di tanah yang tidak terlindungi pohon. Lalu, orang tersebut harus melakukan puasa mutih selama 55 hari yang dimulai dari hari weton. Selama puasa, ia juga harus merapal mantra. Untuk soal mantra, mbah buyut saya tidak mau cerita. Tidak hanya puasa mutih, lelaku ini juga dilengkapi dengan puasa ngebleng selama tiga hari. Puasa ngebleng yakni puasa yang dilakukan seharian penuh, tidak boleh berbuka dan sahur. Nah, setelah melakukan semua tirakat, ambil kembang kantil yang dipendam. Simpan di dalam kantong atau juga dompet, dibawa saat bertemu gebetan atau kemanapun asalkan tidak ke kantil yang saya temukan di gunung Arjuno waktu lalu, diberikan emak pada saya. Blio berpesan untuk menyimpannya di kantong atau dompet. Tidak boleh bercerita pada teman laki-laki dan dilarang membawanya ke kamar mandi. Lah, jebul mirip ilmu pelet tanpa tirakat kan? Padahal saya tidak percaya-percaya amat tentang semacam itu. Toh, kalau cinta ya cinta saja, tidak perlu dipaksakan. Kalau nggak cinta ya bakal tetap ditinggal macam saya, meski punya kembang dari pertapa di Gunung. mitos yang paling banyak dipercaya adalah mengambil kembang kantil pada roncean pengantin akan mempermudah mendapatkan jodoh. Saya tidak tahu bagaimana asal-usul mitos ini. Tapi, yang jelas sebagian keluarga dan teman-teman saya meyakini hal tersebut. Saat menghadiri pesta pernikahan, saya termasuk orang yang selalu mendapatkanya. Entah itu pesta pernikahan saudara, teman-teman, atau bahkan sampai sekarang saya masih jomblo dan cenderung gagal move on. Meski kebenarannya tidak bisa saya buktikan, setidaknya pemberian kembang kantil dari orang-orang yang lebih dahulu menikah adalah bentuk kepedulian. Mereka peduli, agar saya atau kamu bisa secepatnya pamer ke-uwu-an dengan pasangan di atas pun mitos-mitos itu akan terus tumbuh dan berada di sekeliling kita. Tingkat kebenaran mitos memang sulit dibuktikan secara logis, meski ada beberapa yang berhasil setelah melakukannya. Tapi yang perlu diingat, segala konsekuensi yang muncul akibat coba-coba mengamalkan mitos di tulisan ini, di luar tanggung jawab saya, JUGA Penjelasan Sederhana Kenapa Siulan Bisa Dianggap Pelecehan Seksual dan tulisan Alvi Awwaliya Mojok merupakan platform User Generated Content UGC untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di diperbarui pada 14 Agustus 2020 oleh Rizky Prasetya
Bunga Kantil atau orang Jawa biasa menyebutnya Kembang Kantil, merupakan salah satu bunga khas di Jawa dan Bali. Bagi penduduk dua pulau ini, bunga Kantil merupakan salah satu elemen penting dalam berbagai upacara adat. Selain itu bunga yang memiliki aroma harum yang cukup unik ini juga merupakan bunga yang biasa di tanam di sekitar area pemakaman. Karena hal inilah bunga kantil sering juga dianggap sebagai bunga yang memiliki aura mistis. Kesan mistis ini kian kuat dengan adanya cerita bahwa bunga kantil merupakan salah satu bunga kesukaan Nyi Roro Kidul. Menurut legenda yang ada, Nyi Roro Kidul menyukai bunga ini berkat waninga dan selalu memakai bunga ini sebagai hiasan pada rmbutnya ataupun sekedar mengalungkanya di leher. Jadi tak heran jika bunga ini banyak digunakan dalam berbagai upacara adat hingga ritual mistis dan klenik lainya. Bunga ini sendiri konon memang cukup ampuh untuk digunakan sebagai sesajen karena disukai oleh makhluk halus. Kisah dari bunga unik inilah yan kali ini akan bagikan ulasanya dalam Khasiat dan Fakta Mistis Bunga Kantil atau Cempaka Putih versi Rumah Kesukaan Makhluk Halus Sahabat kita tentu sudah sering mendengar kisah tentang pohon angker yang dipercaya menjadi rumah makhluk halus. Nah salah satu pohon angker ini diantaranya adalah pohon kantil. Tapi tak cuma sekedar rumah bagi makhluk halus, pohon kantil dipercaya merupakan rumah kesukaan bagi makhluk halus. Makhluk-makhluk halun ini sendiri konon tertarik dengan bau unik bunga kantil yang memiliki aroma manis yang khas. Bagi yang pernah mencium bau bunga kantil pasti setuju jika bunga ini memiliki aroma manis yang mirip dengan madu alami. Mungkin karena hal inilah pohon bunga kantil kebanyakan di tanam di sekitar area pemakaman. Oh ya hampir lupa, pohon kantil konon juga merupakan tempat favorit bagi kuntilanak. Jadi kalau sedang lewat di sekitar tempat yang ada pohon kantilnya, jangan mudah menoleh ya, salah-salah malah bisa di mesemin sama mbak kunti.. Media Pelet Yang Ampuh Meski tergolong bunga yang angker, kembang Kantil tetap memiliki banyak peminat, karena konon memiliki banyak kekuatan mistis. Salah satu kemampuan bunga ini yang cukup terkenal adalah kemampuan bunga kantil untuk di jadikan media pengasihan atau pelet. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bunga kantil merupakan salah satu bunga kesukaan Nyi Roro Kidul sekaligus rahasia di balik kecantikan Nyi Roro Kidul. Karena banyak orang yang menggunakan bunga kantil, susuk untuk membuka aura kecantikan seseorang dan bahkan digunakan sebagai sarana pelet yang ampuh. Dengan menggunakan bunga kantis, seorang wanita bisa menaklukan orang yang ia sukai. Saat orang telah terkena sihir dari, bunga kantil maka ia akan terus teringat dengan orang yang memjampe-jampenya. Dari sinilah konon nama bunga kantil berasal, menurut cerita yang ada nama Kantil sebenarnya berasal dari kata Kemantil-mantil yang dalam bahasa indonesia artinya "Selalu teringat." Tapi meski sangat ampuh, bukan berarti semua orang bisa menggunakan pelet bunga kantil, karena untuk bisa mendapatkan kekuatan mistis bunga ini dibutuhkan berbagai ritual dan pantangan bagi penggunaya. Beberapa ritul tersebut diantaranya mulai dari puasa mutih, semedi hingga menggunakan kain mori kafan sebagai media untuk menggunakan pelet kembang kantil. Bisa Digunakan Sebagai Alat Uji Keperawanan Tes perawan dengan bunga? Banyak orang mungkin akan menganggap hal ini konyol, tapi memang begitulah mitos yang ada pada masyarakat Jawa. Menurut cerita Jawa kuno, bunga yang memiliki nama latin "Micheila Alba" ini dapat memberi pertanda jika seorang wanita sudah tak perawan lagi. Tapi bagaimana cara menggunakan bunga ini sebagai pendeteksi keperawanan seorang wanita? Ternyata caranya mudah, cukup pakaikan saja bunga ini pada mempelai wanita. Jika kemudian bunga ini jadi tak wangi lagi dan mulai mekar maka itu adalah pertanda jika sang mempelai wanita sudah tak perawan lagi. Begitu pula sebaliknya jika bunga ini tetap wangi dan kuncup maka sang mempelai wanita dipercaya masih perawan saat akan menikah. Mungkin karena mitos ini pula, bunga kantil menjadi ornamen penting dalam pernikahan adat Jawa. Membuat Awet Muda Selain memiliki keampuhan dalam hal mistis, bunga kantil juga konon di percaya memiliki keampuhan lain. Keampuhan adalah bisa membuat orang awet muda. Dengan rutin mengkonsumi bunga kantil seseorang konon akan terlihat selalu muda dan tak bertambah tua. Kandungan gizi dalam bunga inilah yang dipercaya bisa menghabat orang untuk terlihat tua. Selain sebagai obat awet muda, ternyata juga bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit lain diantara Sinusitis, Vertigo, Radang Saluran Pernafasan, hingga masalah keputihan. Semua manfaat bunga kantil untuk kesehatan ini juga bukan, asal-asalan karena sudah di uji oleh beberapa lembaga medis. Merupakan Penangkal Sawan Bagi orang diluar Jawa, istilah "Sawan" mungkin masih tedengar asing. Sawan atau biasa juga di kenal sebutan lain Saben, merupakan sejenis penyaki dan fenomena aneh yang biasa menimpa anak kecil. Seorang anak yang terkena Sawan, biasanya akan menjadi rewel, menangis dan dan juga meningkat suhu tubuhnya tanpa ada sebab yang jelas saat diperiksa secara medis. Nah fenomena ini bagi orang Jawa sering dihubungkan dengan adanya makhluk halus yang menempel pada tubuh si anak. makhluk halus ini biasanya akan mengikuti si anak dari tempat-tempat tertentu seperti kuburan atau rumah orang yang baru saja meninggal. Nah salah satu cara untuk menghidari Sawan ini adalah dengan menggunakan bunga kantil. Orang jawa percaya jika bunga kantil dapat menghindarkan makhluk halus untuk menempel pada manusia. Karena itu pulalah, bunga ini biasanya di tanam di sekitar area pemakaman atau juga di taburkan pada pusara orang yang baru meninggal. Dengan cara ini orang Jawa percaya jika arwah orang yang baru meninggal atau makhluk-makhluk halus yang berkeliaran di sekitar kuburan tak akan ikut pulang dengan orang yang mengantar jenazah ke kuburan. Sahabat itulah beberapa fakta mistis tentang bunga kantil, bagaimana menurut kalian apakah ada yang menari? atau kalian tahu fakta menarik lain dari bunga kanti? kalau iya jangan malu-malu untuk meninggalkan komentar dan berbagi kisahnya bersama kami ... Referensi
asal usul mustika kembang kantil